VIVAlife - Menjalani operasi dalam rahim untuk menyelamatkan janin yang tengah berkembang, memang terdengar mustahil. Tapi inilah yang dilakukan para medis untuk menyelamatkan nyawa Gonzalo Sanchez Pardo, sebelum mati di rahim ibunya.
Bocah yang kini berusia 10 bulan itu, menderita congenital high airway obstruction syndrome (Chaos). Kondisi langka yang membuat bayi mengalami kesulitan bernapas, karena adanya kelenjar di laring, trakea. Penyakit ini hanya bisa dideteksi melalui USG, seperti yang dilansir Daily Mail.
Orang tua Gonzalo, Maria Jose, menceritakan, awalnya para dokter menyarankan dirinya untuk menggugurkan janin di rahimnya, ketika mereka mengetahui ada yang tidak beres dengan kandungannya.
Tak ingin kehilangan bayinya, Maria mencari pengobatan lain. Ia mengunjungi rumah sakit di Barcelona, yang telah berhasil menangani tiga kasus Chaos, sebelum bayi lahir.
Hal pertama yang dilakukan oleh para medis, saat menjalani operasi itu adalah melakukan manuver janin ke posisi yang tepat, untuk melakukan tindakan operasi. Selanjutnya, ahli bedah melakukan pembersihan kelenjar di bagian laring janin.
Saat ini, Gonzalo telah berusia 10 bulan dan hidup dengan normal. Menurut riwayat dokter di Barcelona, umumnya anak-anak penderita Chaos yang lahir ke dunia akan mengalami beberapa masalah kesehatan, seperti gangguan pernapasan dan otak.
"Saya berharap Gonzalo dapat hidup dengan normal seperti anak-anak pada umumnya," ujar Maria.
Via: Sindrom Langka, Bayi Ini Jalani Operasi di Rahim
0 Comment to "Sindrom Langka, Bayi Ini Jalani Operasi di Rahim"
Post a Comment