Tuesday, April 9, 2013

Ekor Buaya dan Belalang Jadi Menu Spesial di London

Belalang goreng jadi santapan pembuka favorit. (Daily Mail.)
Belalang goreng jadi santapan pembuka favorit. (Daily Mail.)

VIVAlife - Makanan eksotik kian digemari di berbagai belahan dunia. Salah satunya di Inggris. Sejumlah restoran besar di London rela mengganti sebagian menu mereka dengan menu eksotis dan ekstrem, untuk memenuhi hasrat pelanggan.

Salah satunya terlihat di Restoran Wahaca. Resto Meksiko ini menghadirkan menu pembuka chapuline fundido. Dalam santapan ini, nachos disandingkan dengan belalang goreng yang bertekstur crispy. Ditambah cocolan saus keju, makanan pembuka ini pun menjadi salah satu menu andalan merreka.

Beda lagi dengan The Blues Kitchen. Tak mau kalah ekstrem, resto ini menghadirkan ekor buaya di menu para tamu. Untuk menggugah selera, ekor buaya dimasak dengan dilumuri remah roti panko Cajun. Agar aroma amis tidak menyengat, santapan ini disajikan dengan daun mint segar. Saus pedas manis sebagai pelengkap membuat masakan ekor buaya semakin eksotis dan digemari para pengunjungnya.

Sejak skandal daging kuda terbongkar luas, perusahaan yang menjual daging eksotik seperti unta, buaya dan kangguru banyak ditutup. "Perhatian yang luas atas pemberitaan menu daging kuda justru membuat publik tergoda untuk mencicipi hal-hal baru," ucap Paul Webb, Direktur Exotic Meats.

Perusahaan pemasok daging eksotik Skotlandia, Kezie Foods, juga mengalami penjualan yang terus meningkat pesat. Demikian diutarakan juru bicara mereka, Julia Toomey. "Daging kangguru adalah alternatif daging kuda yang populer saat ini. Selain lezat, daging kangguru juga rendah lemak, berprotein tinggi dan teksturnya hampir sama dengan daging sapi," ucapnya, seperti diberitakanDaily Mail.

Ia juga mengatakan selain daging kuda, ada banyak alternatif menu lain yang lebih eksotik, lezat dan menyehatkan,seperti daging rusa, rusa kutub, dan zebra yang saat ini semakin populer.

Seperti zebra, belalang dan ekor buaya terbukti mengandung protein dan dapat dimasak dengan mudah seperti daging ayam atau sapi. Menurut Restoran Wahaca, persentase protein yang terkandung pada belalang bahkan jauh lebih tinggi dari daging lainnya, yakni 60 persen protein dan hanya enam persen lemak.

Pendiri sekaligus koki Wahaca, Thomasina Miers, mengatakan cita rasa serangga seperti belalang tak jauh berbeda dengan udang. "Chapulines fundido mengenalkan rasa makanan yang lebih membumi. Serangga kaya akan protein dan sangat lezat." (kd)


Via: Ekor Buaya dan Belalang Jadi Menu Spesial di London

Share this

0 Comment to "Ekor Buaya dan Belalang Jadi Menu Spesial di London"

Post a Comment