VIVAlife - Ekonomi yang memburuk bisa mendorong orang bertindak nekat, seperti yang terjadi di kawasan Afrika. Untuk sekadar mengisi perut, kejahatan pencurian organ genital pria semakin sering terdengar. Organ pria ini diperdagangkan di pasar gelap.
Diceritakan antropolog UC Berkley, Louisa Lombard, selama bertahun-tahun, pencurian genital pria hanya terjadi di daerah perkotaan di Afrika Barat dan Tengah. Tetapi kini modus kejahatan itu menyebar, bahkan ke wilayah pedesaan Afrika Tengah yang sangat kecil dan miskin.
"Umumnya organ intim pria dijual para pencuri di pasar gelap organ untuk memperoleh uang tunai," ujar Lombard seperti dikutip dari harian The Huffington Post.
Pencurian alat vital pria telah terjadi sejak ribuan tahun lalu. Jejaknya terdapat pada manuskrip China kuno berusia 300 tahun Sebelum Masehi.
Kejadian teranyar pencurian penis yang menghebohkan terjadi di China pada pertengahan 2012 lalu. Seorang pria dari desa Niqiao, Fei Lin, sedang tertidur saat seseorang menaruh tas di atas kepalanya dan memotong habis kelaminnya. (ren)
Via: Marak, Jual Beli Organ Intim Pria di Afrika
0 Comment to "Marak, Jual Beli Organ Intim Pria di Afrika"
Post a Comment