Kakak beradik didiagnosis Fanconi Anemia. (Daily Mail.)
Kakak beradik didiagnosis Fanconi Anemia. (Daily Mail.)
Awalnya, ibunya Rachelle Emberthon berharap adiknya James dapat mendonorkan sumsum tulang belakang pada kakanya. Namun, saat menjalani pemeriksaan, James didiagnosis dengan penyakit serupa.
Tanpa transplantasi, dua kakak beradik ini hanya memiliki kesempatan hidup 30 persen. Untuk saat ini, Rachelle berusaha keras untuk mencari donor yang tepat untuk buah hatinya. "Kami telah mencari database internasional dan tidak bisa menemukan kecocokan untuk Emma," ujar Rachelle pada Daily Mail.
Emma telah lahir dengan satu ginjal. Ia didiagnosis FA di bulan November 2012, saat ibunya melihat tubuh putrinya sering mengalami memar. Menurut ibunya, sel-sel darah dan jumlah trombosit Emma masih dalam kondisi stabil. Namun, dokter menyarankan Emma harus segera melakukan transplantasi untuk kelangsungan hidup di masa depan.
Fanconi Anemia (FA) adalah kelainan genetik yang mempengaruhi 1 dari 350.000 kelahiran. Hampir semua penderita FA mengembangkan sel-sel kanker dalam tubuhnya, terutama leukimia akut. Di samping itu, mereka juga tidak memiliki kemampuan untuk menghasilkan sel darah dan 90 persen menderita kegagalan sumsum tulang belakang. Salah satu penyembuhannya melalui transplantasi sumsum tulang belakang. (sj)
Via: Kisah Pilu, Kakak Beradik Idap Penyakit Langka
0 Comment to "Kisah Pilu, Kakak Beradik Idap Penyakit Langka"
Post a Comment