Friday, December 21, 2012

Rahasia Dapur Resto Steak Holycow

Steak khas Holycow. (Tasya Paramitha)
Steak khas Holycow. (Tasya Paramitha)

VIVAlife - Siapa tak suka steak? Kuliner western ini menjadi favorit banyak orang di seluruh penjuru dunia. Hidangan yang biasa disantap dengan sayur-sayuran seperti salad, french friesatau mashed potato, dan gravyalias kaldu daging ini umumnya menggunakan daging sapi.

Steak juga bisa dikatakan adalah salah satu hidangan yang membutuhkan waktu persiapan dan pengolahan yang sangat cepat. Namun, tantangan dalam memasak steak sesungguhnya adalah bagaimana cara membuat steak yang teksturnya empuk dan juicy.

Untuk itu, simak tip and trik dari Winda, Owner Holycow. Winda memberikan beberapa tip langsung kepada VIVAlife saat ditemui di acara perkenalan cabangketigaHolycow di Sabang yang akan segera launching pada Sabtu 22 Desember 2012.


1. Jenis daging.

"Tidak semua daging bisa dijadikan steak. Hanya beberapa yang bisa. Salah satunya wagyu karena memang teksturnya sangat lembut," ucap wanita penggemar Chef Jamie Oliver tersebut. Potongan daging yang umum dijadikan steak adalah dari bagian sirloin, tenderloin,dan rib eye.

Selain itu, Winda juga menuturkan untuk menghindari daging lokal. Teksturnya yang keras kurang cocok digunakan untuk steak. Untuk makanan western akan lebih cocok jika menggunakan daging impor. Alasannya, daging lokal membutuhkan waktu pemasakan yang lama, sehingga rasa juicy daging akan hilang.

2. Cara penanganan dan penyimpanannya

Berbeda dengan daging ayam, daging sapi tidak boleh terkena air. Dari proses pemotongannya yang seharusnya sudah higienis sehingga ketika dibersihkan tak perlu lagi menggunakan air. "Daging sapi yang terkena air akan teroksidasi dan warnanya menjadi abu-abu. Ketika membersihkan, cukup dengan ditekan-tekan menggunakan tisu kering," tambah Winda.

3. Cara memasak

"Steak umumnya dimasak dengan menggunakan griller. Namun, sebaiknya hindari memakai arang karena memiliki sifat kasinogenik," kata Winda lagi. Bumbunya pun bisa sesuai selera, bisa bumbu barbecue, campuran madu dan lemon, atau hanya dengan taburan merica hitam bubuk saja.

Begitu juga dengan tingkat kematangannya, mau rare, medium rare, medium, atau well done. Yang paling ideal adalah daging dipanggang hingga medium yang artinya daging sudah matang, namun tetap terasa juicy.

Yang terpenting, jangan memanggang daging beku. Daging sebaiknya di- thawing terlebih dahulu di suhu ruang hingga melunak, baru kemudian dipanggang.


Via: Rahasia Dapur Resto Steak Holycow

Share this

0 Comment to "Rahasia Dapur Resto Steak Holycow"

Post a Comment