VIVAlife - Sepatu bertumit tinggi seolah sudah menjadi barang wajib bagi mereka yang bertubuh mungil. Untuk alasan ini, Rossa dan Ayu Dewi sangat setuju. Keduanya mempunyai kesamaan hobi. Mengumpulkan sepatu.
Ayu mengaku, pertimbangan ia membeli sepatu ada pada modelnya. "Asalkan high heels cantik, saya sudah merasa paling cantik sedunia," papar Ayu.Ia bukan termasuk orang yang menomor satukan merk. Jadi kalau ditanya soal prestise saat mengenakan sepatu mewah, Ayu merasa bukan ini esensinya.
Namun Ayu pun mengatakan, ia juga salah satu pengagum Louboutin, sama halnya dengan wanita-wanita kebanyakan.Sepatu bersol merah ini memang pintar mengangkat kepercayaan diri pemakainya.
Diantara ratusan pasang sepatunya, Ayu juga memiliki beberapa pasang sepatu ciptaan Louboutin. "Dalam sekejap, saya merasa cantik luar biasa kalau memakai sepatu Louboutin," jelas Ayu yang selalu menyediakan sepuluh pasang sepatu di mobilnya.
Untuk sepatu mahal ini, Ayu memiliki standar model sendiri. Ia memilih pump shoes atau peep toe shoes yang menurutnya akan dapat digunakan dalam waktu yang lama. Untuk merawatnya pun, Ayu menggunakan jasa laundy khusus, serta menyimpannya di lemari tersendiri.
Mirip dengan Ayu, Rossa menjadi kolektor sepatu karena merasa perlu. Sebagai penunjang penampilan. Ia tidak menyebut dirinya sebagai shoe fetish atau penggila sepatu. Kenyamananan menjadi tugas utama sepatu-sepatu ini menopang tubuhnya.
Untuk ukuran umur kariernya yang sudah terbilang panjang, Rossa hanya memiliki sekitar 70 pasang sepatu untuk gonta-ganti. Sepatu berukuran 35 yang dimiliki merupakan label high end, seperti Prada, Miu Miu, dan Jimmy Choo.
Bujet untuk sepatu inipun sudah pasti selangit. Rossa bahkan bisa membeli tiga sekaligus, saat memiliki kesempatan untuk shopping. Ia jugamempunyai satu asisten yang khusus menangani dan merawat sepatu-sepatunya ini.
Via: Apa Hebatnya Sepatu Hingga Dikoleksi?
0 Comment to "Apa Hebatnya Sepatu Hingga Dikoleksi?"
Post a Comment