Friday, February 1, 2013

Kisah Sekretaris yang Jadi Raja Wanita Pertama Afrika

King Peggy. (Daily Mail.)
King Peggy. (Daily Mail.)
VIVAlife - Bak cerita dongeng anak-anak. Di mana seorang pribumi menjadi pewaris tahta kerajaan. Terdengar mustahil, tapi inilah yang terjadi pada kehidupan sseorang raja di wilayah Ghana, Bartels Peggielene.

Telepon jam 4 pagi mengubah kehidupannya dalam sekejap. Ia yang tadinya hanya berprofesi sebagai sekretaris, kini Peggielene memimpin 7.000 warga Otuam, Ghana, Afrika.

Sebelum menjadi raja, Peggy, sapaan akrab Bartels Peggielene bekerja sebagai seorang sekretaris di Washington DC, Amerika. Ia hanya tinggal di sebuah apartemen dengan satu kamar tidur. Dalam keseharian, ia hanya mengahabiskan waktu untuk mengetik surat dan mejawab telepon, serta mengerjakan tugas rumah tangga.

Namun, kehidupannya berubah seketika saat sepupunya menelpon dirinya pukul 4 pagi. Dalam percakapan singkat, sepupunya mengucapkan selamat atas dirinya yang telah terpilih menjadi Raja Otuam. Peggy awalnya tidak percaya dan menganggap ini hanya lelucon sepupunya.

Saat sepupunya menjelaskan, pamannya, Bartel yang merupakan Raja Afrika telah meninggal, Peggy baru menanggapi serius telepon sepupunya. Para tetua desa meminta Peggy untuk menggantikan posisinya ditahta kerajaan. Ia pun menanggapi permintaan ini sebagai panggilan untuk mengabdi pada tanah kelahirannya.

Peggy menorehkan sejarah sebagai raja wanita pertama di Otuam. Ia memerintah di depan 7.000 warga, seperti ditulis Daily Mail.Meski dinobatkan menjadi Raja, Peggy yang telah menjadi warga AS sejak tahun 1997, tetap bekerja di Kedutaan Besar Ghana di AS. Selama satu bulan setiap tahunnya, Peggy mengambil liburan untuk menghabiskan waktunya di Otuam.

Sebelas bulan dalam setahun Peggy menghabiskan waktu sebagai sekretaris, menerima surat, menjawab panggilan telepon, dan mengisi buku untuk jadwal janji. Ia juga masih menghabiskan waktu di apartemennya, mengurusi pekerjaan domestik.

Di saat dirinya memiliki satu bulan liburan, ia menduduki tahta. Dengan mahkota raja, tongkat emas dan istana yang besar, Peggy menjadi Raja Otuam. Semua warga desa nelayan itu, sangat tunduk kepadanya. Ia juga mendapat julukan 'Nana', sebuah gelar kehormatan.

Pada CNN, ia mengatakan "Ketika saya kembali ke rumah, mereka melihat saya sebagai Raja dan mereka ingin memanjakan saya."

Ia menambahkan, untuk menjadi raja di sebuah tempat di Afrika, tidak sama seperti menjadi ratu di Eropa yang biasa dilengkapi dengan barang-barang mewah. Di Otuam, Peggy harus bekerja keras untuk kemakmuran rakyatnya. Pasalnya, Otuam adalah desa nelayan yang miskin.

Kisah RajaBartels Peggieleneini juga telah didokumentasikan dalam sebuah buku oleh Eleanor Herman. Tak hanya itu, bintang Hollywood, Will Smith, yang membeli hak buku tersebut akan merilis dalam bentuk film. Dalam film ini, Queen Latifah akan berperan sebagai Raja Peggy.


Via: Kisah Sekretaris yang Jadi Raja Wanita Pertama Afrika

Cara Alami Suku Amazon Tingkatkan Gairah Seksual

Suku Amazon meminum tonik dari kulit pohon chuchuhuasi untuk meningkatkan performa seksual. (medicinehunter.com)
Suku Amazon meminum tonik dari kulit pohon chuchuhuasi untuk meningkatkan performa seksual. (medicinehunter.com)
VIVAlife - Viagra atau sildenafil kerap digunakan untuk meningkatkan kejantanan pria di tempat tidur. Berabad-abad lampau sebelum viagra ditemukan, para pria Amazon telah minum tonik peningkat performa seksual mereka.

Seperti dilansir dari laman Foxnews, Ramuan ini berasal dari kulit pohon chuchuhuasi (maytenus krokovii) yang banyak ditemui di hutan Amazon. Kulit kayu tebal berwarna kemerahan itu lalu dibuat dalam bentuk tonik sebagai bahan obat di kalangan suku Amazon.

Para pria Amazon biasanya meminum segelas kecil tonik setiap pagi untuk meningkatkan stamina dan daya tahan, meringankan sakit serta menggenjot libido dan kekuatan seksual. Viagra alami ini umumnya diawetkan dalam rum tebu lokal atau berbagai jenis minuman beralkohol.

Penelitian mengenai khasiat tanaman asli Amazon dimulai sejak 1930-an yang dilakukan di AS, Jepang, Spanyol dan Italia. Peneliti Nicole Maxwell yang menjelajah Amazon sejak 1950, untuk mencari pengobatan alami mengatakan, "Chuchuhuasi mungkin adalah obat hutan paling dikenal, dan afrodisiak adalah obat antirematik terbaik."

Alkaloid dalam chuchuhuasi disebut sebagai stimulan yang membantu mengurangi kelelahan. Mungkin itu pula chuchuhuasi menjadi minuman wajib bagi warga Amazon yang baru pulih dari sakit atau cedera. Berbagai penelitian menulis kulit pohon ini merupakan zat anti-kanker, penghilang rasa sakit, anti-inflamasi dan stimulan energi.

Di Kolombia, Ekuador dan Peru, chuchuhuasi adalah tonik afrodisiak legendaris. Pria dan wanita paruh baya meminumnya untuk mempertahankan fungsi seksual yang mulai menurun. Chuchuhuasi juga sering dikombinasikan dengan herbal Ayurvedic India dan obat tradisional China.

Via: Cara Alami Suku Amazon Tingkatkan Gairah Seksual

Fenny Membuat Bra Demi Payudara Sehat dan Indah

Fenny, pendiri Elling Bra (VIVAlife/Ikhwan Yanuar)
Fenny, pendiri Elling Bra (VIVAlife/Ikhwan Yanuar)

VIVAlife - Dipakai di dalam, tak lantas membuat pakaian dalam bisa disepelekan. Kenyamanan dan kesehatan jadi pertimbangan mendasar, terutama jika kita berbicara bra yang berfungsi menyangga payudara.

Banyak masalah yang dihadapi wanita seputar bra. Mulai dari ukuran yang tidak pas, bahan bra yang menyebabkan iritasi hingga tak mengerti bagaimana memilih bra sesuai kebutuhan.

Hal ini dulu juga dihadapi Fenny, pendiri Elling Bra. Untuk menjawab masalah itu, ia mencari tahu penyebabnya dan lalu membuat bra sendiri. Tentu saja ia memakai bra buatannya, yang juga ditawarkan kepada saudara dan teman-temannya.

Banyak orang menyukai bra buatannya yang memang berbeda dengan bra yang beredar di pasaran. Mulai tahun 2000 ia pun mengembangkan lini pakaian dalam yang dinamainya Elling Bra, yang merupakan custom made bra.

"Banyak orang yang merasa aneh melihat bra ini, tanpa kawat tanpa busa. Tapi ini saya buat bukan tanpa sebab. Fungsinya bukan cuma menyangga payudara, tapi menjaga dan memperbaiki bentuk payudara," kata Fenny saat ditemui VIVAlife di butik Elling Bra, BSD City, Serpong.

Ia bukan hanya asal membuat bra, tapi juga mempelajari secara mendalam struktur dan masalah pada payudara. Seperti payudara yang melebar, turun, mengendur dan masih banyak lagi.

"Banyak wanita yang selama bertahun-tahun memakai ukuran bra yang sama. Padahal kan dalam kurun waktu tertentu berat badan bisa berubah dan ini sangat mempengaruhi ukuran payudara," ujar ibu dua anak itu.

Awal-awal ia memperkenalkan bra buatannya bukan perkara mudah. Itu karena bra tersebut tak seperti bra fashion pada umumnya, tapi bra perawatan.

Di bagian dalamnya tak ada kawat tapi terdapat kain untuk menjaga payudara tetap pada tempatnya. Bra juga dibuat personal dan disesuaikan dengan kondisi payudara dan tubuh pemakainya.

"Bra yang kita gunakan itu sangat mempengaruhi bentuk payudara di masa yang akan datang. Memang seiiring bertambahnya usia, payudara akan mengendur tapi dengan perawatan dan bra yang tepat keindahan dan kesehatannya bisa terjaga," ungkap Fenny.

Elling Bra sendiri tersedia dengan 100 ukuran dan kini memiliki banyak pelanggan setia. Tak hanya terdapat koleksi bra, tapi juga bustier, torso yang juga disesuaikan dengan ukuran pemakainya. Bisa dikatakan Elling Bra merupakan lini pakaian dalam asli Indonesia yang dibuat secara personal.

Elling Bra

Mengukur payudara

Anda tentu memiliki ukuran bra tertentu yang dijadikan patokan saat membeli bra. Tinggal mencari dengan ukuran yang biasa dipakai, dan lalu membelinya.

Tapi di Elling Bra cara 'sederhana' tersebut tak dipakai. Untuk mendapat bra yang tepat payudara akan diukur terlebih dahulu. Mulai dari lingkar badan, jarak antara puting kiri dan puting kanan, juga jarak puting dengan tulang dada.

"Pengukuran ini jadi prosedur standar yang jadi patokan saya untuk mendapat ukuran bra yang tepat. Kenyamanan kan jadi hal utama dalam menggunakan bra," ujar Fenny.

Tak hanya menyediakan bra sesuai ukuran, ia juga selalu mengajarkan pada tiap pelanggannya untuk menggunakan bra yang benar. Apalagi khusus Elling Bra ini ada langkah pemakaian tertentu agar hasilnya maksimal.

"Banyak wanita yang tak tahu secara detail payudaranya, padahal ini penting untuk mendapatkan bra yang tepat. Payudara itu butuh mangkuk tepat," ujar Fenny.

Ia pun tak bosan-bosannya untuk mengingatkan pada para wanita untuk benar-benar mencari bra dengan cup yang baik. Artinya, seluruh jaringan payudara bisa masuk ke dalam cup tersebut.

"Pada bagian payudara samping seringkali terlewatkan, ini yang membuat payudara jadi melebar. Itu karena mangkuk atau cup pada bra tak bisa menampung seluruh jaringan payudara," ungkap wanita asal Malang itu.

Baginya, wajib bagi para wanita itu benar-benar mengenali dan merawat payudaranya. Bukan hanya karena soal penampilan luar saja, tapi juga kesehatan dan kepercayaan diri.

Buruh mencicil bra

Pekerjaan yang digeluti Fenny sekarang, muncul dari kebutuhannya sendiri. Dan bukan sekedar membuat bra yang nyaman tapi ia juga ingin membuat penggunanya merasa lebih percaya diri.

Seperti cerita salah satu pelanggannya yang seorang buruh. Tiap kali mendapat upah, buruh tersebut menyisihkan sedikit demi sedikit demi membeli bra. Alasannya, demi membuat payudaranya kembali kencang dan disayang suami.

"Sampai terharu dia mencicil kadang dua ribu atau tiga ribu. Saya tanya alasannya, ternyata dia dikomplain suami karena payudaranya turun dan mengendur. Dia bilang saya butuh bra yang benar bu, mau menyenangkan suami," cerita Fenny.

Hal tersebut membuat wanita kelahiran 14 Februari ini makin percaya kalau kesehatan dan keindahan payudara benar-benar harus dijaga. Mulai olahraga, masker payudara dan yang terpenting menggunakan bra yang bisa menjaga bentuknya.

"Saat naik atau turun berat badan sekitar empat kilogram pasti ukuran tubuh berubah. Volume payudara itu dipengaruhi kenaikan dan penurunan berat badan, banyak wanita yang tidak tahu," kata Fenny.

Pemakaian Elling bra selama kurun waktu tertentu, menurut Fenny bisa memperbaiki bentuk payudara. Untuk perbandingannya bisa dilihat dari ukuran awal dan ukuran baru, biasanya sekitar satu hingga tiga bulan.

Pasien tumor dan kanker payudara

Elling bra dengan busa untuk pasien kanker payudara

Tak hanya membuat bra untuk wanita yang memiliki payudara normal, Fenny juga membuat bra bagi para wanita yang mengalami masalah seperti tumor atau kanker. Terutama yang sudah mengalami pengangkatan payudara atau masektomi.

"Payudara memang sudah diangkat, meskipun begitu para pasien tetap harus merasa nyaman, menjaga semangat dan percaya diri. Mereka kan juga harus menjalani pengobatan lanjutan. Elling bra ini bisa dimasukkan busa tambahan atau silikon," ujar Fenny.

Untuk pilihan busa dan mengisi payudara yang diangkat Fenny juga menyediakan ukuran, mulai dari A hingga E. Ada juga silikon pada yang bisa dipakai dalam bra sehingga payudara kanan dan kiri tampak normal.

"Menyediakan ini awalnya karena banyak permintaan terutama dari para pasien yang semangat. Pernah dulu ada yang minta dibuatkan, payudaranya diangkat dan ibu ini ingin tampil cantik di pernikahan anaknya. Saya buatkan, senang juga melihatnya," kata Fenny.

Ia sadar betul payudara merupakan identitas wanita. Kondisi payudara tak bisa dipungkiri bagian dari keindahan, kecantikan dan kepercayaan diri wanita. Karena itu, ia tak pernah berhenti untuk terus belajar soal payudara dan berharap semua wanita selalu menjaga kesehatan dan keindahan payudaranya.

"Elling dalam bahasa Jawa artinya ingat, semoga banyak yang mengingat dan saya selalu ingat tujuan awal saya membuat bra ini," ujar Fenny.

Fenny, pendiri Elling Bra


Via: Fenny Membuat Bra Demi Payudara Sehat dan Indah

Kecap, Rahasia Otentik Dapur Nusantara

Kualitas kedelai hitam menjadi kunci kualitas kecap.
Kualitas kedelai hitam menjadi kunci kualitas kecap.
VIVAlife - Hubungan kecap dengan cita rasa dapur Indonesia sangat kuat. Sebut saja sate, semur, tongseng, nasi goreng, dan hidangan lainnya. Tanpa kecap, hidangan-hidangan tersebut akan terasa kurang lengkap. Meski begitu, cita rasa kecap juga ditentukan oleh jenis kedelai. Semakin baik kualitas yang digunakan, maka pengaruh kualitas kecap pun akan semakin baik.

"Kedelai yang terdapat di dunia berdasarkan warna kulit biji ada empat jenis yaitu hitam, kuning atau keputih-putihan, coklat dan hijau. Di Indonesia lebih banyak kedelai berwarna hitam dan kuning," jelas Prof. Mary Astuti dari Fakultas Teknologi Universitas Gajah Mada yang ditemui di acara Syukuran 85 Tahun Bango: Komitmen Tinggi Menjaga Kualitas Sepenuh Hati.

Mary menjelaskan bahwa kedelai hitam terdapat di resep kecap tradisional sebagai bahan utama. Menurutnya menggunakan kedelai hitam dalam pembuatan kecap adalah tradisi orang Indonesia tempo dulu yang sangat otentik. "Kedelai hitam sudah ada di Indonesia pada awal abad ke-12. Kecap yang dibuat menggunakan kedelai kuning berarti kecapnya berkiblat ke Jepang," jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa kedelai hitam memiliki komposisi yang lebih sehat dan mempengaruhi cita rasa menjadi lebih lezat. "Kedelai hitam mengandung komposisi amino. Selain itu, asam glutamat yang terkandung di dalamnya juga memberi rasa gurih yang alami pada kecap yang dihasilkan," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Bango sebagai merk kecap terkemuka di Indonesia menggunakan varietas kedelai hitam yang dikembangkan khusus melalui kerjasama dengan tim peneliti UGM dan Unilever Indonesia untuk Bango. Malika namanya. "Dibanding kedelai hitam yang ada sebelunya, Malika memiliki kandungan protein lebih banyak. Selain itu, Malika juga tidak cepat busuk saat terkena hujan," tambah Mary.

Ia juga menambahkan bahwa Malika dapat dipanen sebanyak empat kali dalam setahun. Berbeda dengan kedelai hitan lain yang hanya dapat dipanen sekali setahun. Hal tersebut membuat produksi kecap Bango selalu memakai kedelai fresh yang membuat kualitas kecap yang dihasilkan selalu baik.

Via: Kecap, Rahasia Otentik Dapur Nusantara

Ingin Langsing, Tidur Lebih Lama

Tidur cukup, bantu singkirkan lemak perut. (istockphoto)
Tidur cukup, bantu singkirkan lemak perut. (istockphoto)
VIVAlife - Diet dan olahraga memang salah satu jalan singkat untuk menurunkan berat badan. Namun, terdapat satu rahasia lagi yang mampu membantu program pelangsingan ini, sekaligus menyehatkan tubuh. Tidur yang cukup dan berkualitas. Penasaran mengapa tidur justru dapat menurunkan berat badan, ini alasannya.

Mengurangi makan
Tidur memengaruhi produksi hormon leptin yang membantu tubuh merasa kenyang. Saat Anda tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup, tubuh justru memproduksi hormon ghrelin yang menstimulasi nafsu makan.

Sebuah studi menemukan bahwa wanita yang memiliki waktu tidur kurang, rata-rata mengonsumsi 300 kalori lebih banyak dari mereka yang memiliki waktu tidur yang cukup.

Mengurangi lemak perut
Kelelahan dan stres adalah dua faktor utama yang menyebabkan produksi lemak di area perut. Untuk itu, memiliki jam tidur yang cukup dan berkualitas adalah cara terbaik untuk mengusir dua faktor tersebut.

Menekan gen gemuk
Studi yang baru-baru ini dilakukan menemukan bahwa wanita yang tidur selama 7-9 jam pada malam hari memiliki berat badan yang lebih ideal dibanding dengan mereka yang kurang tidur.

Para peneliti percaya bahwa wanita yang tidur kurang dari tujuh jam berpengaruh pada predisposisi genetik yang mengakibatkan kelebihan berat badan atau kegemukan.

Cadangan energi
Kualitas tidur yang baik akan membentuk energi lebih untuk tubuh. Untuk mendapatkan ini, ada baiknya Anda juga melakukan olahraga agar pola tidur menjadi lebih teratur. (art)

Via: Ingin Langsing, Tidur Lebih Lama