Waspada dengan infeksi jamur di area kewanitaan.
Waspada dengan infeksi jamur di area kewanitaan.
VIVAlife - Berada dalam rapat atau berkumpul dengan teman-teman lalu Anda tak nyaman karena merasa gatal 'di bawah sana'. Kondisi ini pasti sangat mengganggu. Penyebabnya bisa beragam. Pakaian dalam yang tak nyaman atau gangguan infeksi jamur di area kewanitaan.
Infeksi jamur biasanya terjadi saat musim panas. Atau, ketika wanita berjam-jam menggunakan pakaian renang. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, sebanyak 75 persen wanita pernah mengalami infeksi jamur dalam hidupnya.
"Ketika kondisi daerah intim kurang asam, jamur dapat tumbuh dan memicu rasa gatal dan terbakar. Ini merupakan gejala infeksi," kata dr. Mache Seibel, seorang ginekolog seperti dikutip dari GalTime.
Ketika Anda mengalami infeksi di daerah intim, maka akan muncul beberapa gejala. Jika gejala berikut kian parah, segera periksakan diri ke dokter.
- Rasa gatal pada yang terus-menerus
- Kulit di area intim menebal dan muncul warna putih
- Muncul iritasi ditandai dengan rasa perih dan kemerahan pada kulit daerah intim.
- Rasa perih dan terbakar kian parah ketika buang air kecil
Untuk menghindari infeksi jamur pada daerah intim dr. Seibel menyarankan untuk tak melakukan aktivitas lama dengan baju renang atau celana olahraga yang ketat. Terutama saat cuaca panas. Ia juga memperingatkan untuk menjauhi produk pembersih area intim yang beraroma wangi.
"Kandungan dalam sabun pembersih area intim bisa membuat infeksi jamur semakin parah," kata dr. Seibel.
Jangan coba-coba mengobati infeksi jamur area intim itu dengan membeli obat bilas atau minum pil tertentu. Berkonsultasi dengan dokter adalah cara paling tepat untuk mengetahui pemicu infeksi dan penanganan yang lebih baik.
Via: Jangan Sepelekan Rasa Gatal di Area Intim
0 Comment to "Jangan Sepelekan Rasa Gatal di Area Intim"
Post a Comment