Tuesday, July 23, 2013

Cara Unik Empat Negara Tekan Obesitas

Obesitas dianggap sebagai masalah serius di sejumlah negara. (REUTERS)
Obesitas dianggap sebagai masalah serius di sejumlah negara. (REUTERS)
VIVAlife - Obesitas telah dianggap sebagai masalah serius di sejumlah negara. Bahkan pemerintah harus turun tangan untuk menekan angka obesitas yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Berbagai cara unik pun dilakukan. Mulai dari mendirikan kamp bergaya militer hingga mengiming-imingi dengan emas. Berikut adalah cara unik empat negara dalam menekan angka obesitas.

1. Denmark


Pada tahun 2011, pemerintah Denmark mengenakan pajak tambahan untuk pembelian sejumlah makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi: mentega, keripik, dan daging cincang.

Harapannya, penerapan pajak tambahan itu akan memaksa masyarakat untuk mengurangi asupan lemak pemicu obesitas. Masyarakat akan membatasi konsumsi karena harganya menjadi mahal.

"Ini pertama kalinya ada pajak untuk konsumsi lemak," kata Mike Rayner, Direktur Kelompok Riset Promosi Kesehatan Universitas Oxford, yang sejak lama memperjuangkan penerapan pajak atas makanan yang tidak sehat di Inggris, seperti dikutip Telegraph.

2. Dubai- Uni Emirat Arab

Pemerintah Kota Dubai baru-baru ini mengeluarkan kampanye yang cukup menghebohkan. Guna menekan angka obesitas, mereka rela membayar warga dengan koin emas.

Kampanye yang diselenggarakan pada bulan Ramadan ini, mencari kontestan yang mampu menurunkan berat badan minimum 2 kilogram. Peserta yang berhasil menurunkan berat badannya hingga angka tersebut akan memperoleh koin emas senilai US$5.400.

"Peserta harus memiliki berat badan berlebih untuk dikurangi dan meninggalkan kebiasaan tak sehat agar berat badan turun serta hadir pada hari terakhir untuk pengukuran berat badan," ujar pemerintah Kota Dubai seperti dilansir kantor berita Reuters.

3. Thailand

Di Thailand, Kementerian Kesehatan menggunakan sebuah kompetisi unik untuk menarik perhatian warganya agar berolahraga. Kompetisi tersebut adalah lomba menari sambil hula hoop. Lomba ini digelar di Pathum Thani, Thailand dan diikuti ratusan orang dari 49 tim. Setiap tim terdiri dari 30 orang dan partisipan umumnya berusia 15 tahun hingga 50 tahun.

Sebagai persyaratan, setiap tim harus memiliki tiga anggota yang mempunyai lingkar pinggang 80 centimeter atau lebih. Para partisipan dituntut menampilkan tarian dan gerakan yang unik serta energik selama 30 menit menggoyangkan hula hoop.

4. China

China termasuk aktif dalam menekan angka obesitas. Pada tahun 2000 lalu misalnya. Sebuah kamp khusus untuk anak obesitas dibuka di Shanghai. Kamp bergaya militer itu sengaja didirikan untuk menekan jumlah anak-anak di China yang mengalami obesitas.

Kemudian ada juga program penurunan berat badan bagi pemilik bobot berlebih di kampus Bodyworks. Program yang berlangsung selama enam pekan ini diikuti warga China berusia 7-55 tahun.

Sementara di Zhengzhou, Provinsi Henan, sebuah rumah sakit anak menggelar kamp musim panas khusus bagi anak-anak yang mengalami obesitas. Selain menjalani latihan seperti sit-up, setiap harinya anak-anak ini diharuskan lari dengan menempuh jarak 3 kilometer. (umi)

Via: Cara Unik Empat Negara Tekan Obesitas

Share this

0 Comment to "Cara Unik Empat Negara Tekan Obesitas"

Post a Comment