Bunga bangkai yang tengah mekar di AS mampu menarik perhatian para pengunjung. (REUTERS/Larry Downing)
Bunga bangkai yang tengah mekar di AS mampu menarik perhatian para pengunjung. (REUTERS/Larry Downing)
Di Amerika, kehadiran bunga bangkai yang tengah mekar mampu menarik perhatian banyak pengunjung. Selain ukurannya yang besar, umumnya pengunjung penasaran dengan bau bunga bangkai yang dianggap menyerupai daging busuk.
Ahli botanis di US Botanic Garden, Bob Willeby menuturkan, butuh banyak energi bagi bunga bangkai untuk mekar hingga memiliki tinggi 2-3 meter. Untuk diketahui bunga bangkai di US Botanic Garden baru saja mekar untuk pertama kalinya sejak tujuh tahun terakhir pada Minggu malam, 21 Juli 2013.
"Ini merupkan kejadian yang tidak biasa. Hal ini jarang terjadi di seluruh Amerika dan di dunia pada umumnya," ucap Willeby seperti dilansir laman Voa.
Kerumunan pengunjung tampak menyambangi bunga bangkai yang baru saja mekar tersebut pada Senin pagi. Namun, beberapa di antaranya kecewa karena tidak bisa mencium bau busuk dari bunga tersebut. Menurut salah seorang pendidik di Botanic Garden, Todd Brethauer, bunga bangkai mengeluarkan bau berdasarkan siklus.
"Puncak produksi bahan kimia berdasarkan penelitian yang dilakukan di Jerman dan Jepang, terjadi sekitar tengah malam dan kemudian berhenti sekitar pukul empat pagi," ujar Brethauer.
Meski demikian, hanya beberapa orang beruntung yang menyaksikan mekarnya bunga bangkai. Tumbuhan tersebut biasanya roboh setelah 24-48 jam kemudian. (eh)
Via: Bunga Bangkai Mekar di AS Tarik Perhatian Pengunjung
0 Comment to "Bunga Bangkai Mekar di AS Tarik Perhatian Pengunjung"
Post a Comment