Friday, July 5, 2013

Bercinta dengan Cepat Picu Depresi?

Depresi bisa diakibatkan oleh beberapa faktor. (istockphoto)
Depresi bisa diakibatkan oleh beberapa faktor. (istockphoto)
VIVAlife - Merasa suntuk, perasaan tak menentu, depresi bisa muncul kapan saja. Mungkin Anda merasa tak punya masalah berat tapi muncul perasaan tak stabil. Mudah marah atau merasa sedih tanpa sebab.

Ternyata ada gangguan ini bukan hanya dipicu masalah. Tapi juga kondisi saat Anda tidur, bercinta dan sudut penglihatan Anda. Tak percaya? Ini tiga faktnya.

1. Tidur di pencahayaan yang remang

Tidur di kamar yang memiliki cahaya redup bisa membuat Anda merasa depresi. Tim peneliti dari Ohio State University mengungkap empat minggu tidur di ruangan redup akan menekan tingkat hormon melatonin yang membuat perasaan kita lebih baik. Selain itu, akan mengaktifkan area otak hippocampus, yang menyebabkan kemurungan dan putus asa. Gejala depresi ini bisa menghilang setelah dua minggu tidur di ruangan gelap.

2. Bercinta dengan cepat
Ada depresi yang yang dikenal dengan "post-coital blues". Hal ini, seperti dikutip dari Oprah.com, merupakan depresi misterius yang muncul enam jam setelah seseorang mengalami orgasme, baik karena bercinta maupun 'solo'. Menurut Richard Friedman seorang psikiater, area amygdala yang berperan pada kondisi emosi, tidak aktif saat orgasme. Efeknya adalah akan muncul kesedihan atau perasaan murung beberapa jam setelah orgasme.

3. Berada di tempat tinggi
Makin tinggi lokasi Anda berada, maka risiko mengalami depresi makin tinggi. Terutama jika Anda berada di ketinggian 6.500 kaki di atas permukaan laut. Penelitian yang dilakukan tim dari Utah University, AS, mengungkap kalau kasus bunuh diri penduduk di area pegunungan sangat tinggi. Ini diperkeikan karena stres metabolik, karena kekurangan oksigen yang bisa memperburuk suasana hati dalam waktu 90 hari.

Via: Bercinta dengan Cepat Picu Depresi?

Share this

0 Comment to "Bercinta dengan Cepat Picu Depresi?"

Post a Comment