Tuesday, May 7, 2013

Survei: Warga Jakarta Hanya Sikat Gigi Satu Kali Sehari

Sikat gigi yang baik dilakukan 2 kali sehari.
Sikat gigi yang baik dilakukan 2 kali sehari.
VIVAlife - Kebersihan gigi merupakan investasi utama kesehatan mulut. Hal ini karena langkah tersebut mampu mencegah berkembangnya kuman yang dapat memunculkan beragam penyakit. Terkait hal tersebut, sebuah survei membuktikan bahwa masyarakat di Jakarta pada khususnya hanya menyikat gigi satu kali dalam sehari.

Survei dilakukan selama tiga minggu, dengan melibatkan 165 keluarga di Jakarta. Ini dilakukan untuk mengukur waktu dan frekuensi atau lamanya masyarakat menyikat gigi.

Satu responden (keluarga) terdiri dari ibu, ayah, dan dua orang anak. Kemudian responden diminta untuk menggunakan sikat gigi khusus yang memiliki chip di dalamnya.

Ratu Mirah, selaku Professional Relationship Manager Oral Care, PT Uniliver Indonesia Tbk mengatakan, "Chip ini nantinya yang akan menghitung kebiasaan mereka menyikap gigi, sehari satu atau dua kali dan mengukur waktu menyikat gigi."

Hasilnya cukup mengejutkan, sekitar 46 persen responden menyikat gigi hanya satu kali dalam sehari, dengan frekuensi terbanyak dilakukan di pagi hari saat mandi. Hal ini cukup mengejutkan.

Pasalnya, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Departemen Kesehatan (RISKESDAS) tahun 2007 mengungkapkan, DKI Jakarta merupakan salah satu dari tiga provinsi yang memiliki persentase tertinggi untuk menyikat gigi dua kali sehari, sebesar 98,5 persen. Ini menandakan adanya penurunan yang sangat drastis di tahun ini, pada masyarakat Jakarta, berdasarkan survei.

Dengan demikian, artinya masyarakat di Jakarta masih belum menjalankan perilaku kebiasaan menyikat gigi pagi dan malam, dengan rutin.
Via: Survei: Warga Jakarta Hanya Sikat Gigi Satu Kali Sehari

Share this

0 Comment to "Survei: Warga Jakarta Hanya Sikat Gigi Satu Kali Sehari"

Post a Comment