Obat tidur bisa menurunkan harapan hidup seseorang dan bisa menimbulkan risiko kematian. (istockphoto)
Obat tidur bisa menurunkan harapan hidup seseorang dan bisa menimbulkan risiko kematian. (istockphoto)
Banyak orang menderita insomnia dan tergoda untuk menelan obat tidur agar bisa beristirahat dan terlelap. Namun, banyak dari mereka justru tidak menyadari, meski memiliki khasiat untuk mengatasi insomnia, tapi di balik itu semua, obat ini justru memiliki lebih banyak bahaya.
Seperti diberitakan Female First, ada lebih dari 30 jenis obat tidur. Beberapa hanya dapat dibeli dengan resep. Obat tidur sendiri memiliki cara kerja memperlambat otak dan sistem saraf sentral. Dan sering digunakan banyak orang untuk mengurangi kecemasan, membantu tubuh agar merasa lebih rileks termasuk juga membantu seserorang agar bisa tidur dengan nyenyak.
Tapi dibalik khasiat dari obat tidur mennimbulkan pro dan kontra. Lalu sejauh mana obat tidur bisa menimbulkan bahaya?
Para dokter menyatakan, Obat tidur yang diresepkan oleh para medis biasanya memiliki dosis yang tinggi. Dan diakui oleh mereka, mengkonsumi obat ini memang bisa membantu mengatasi masalah tidur.
Namun di luar itu semua, banyak pula para ahli menyatakan, obat tidur memiliki banyak efek samping. Termasuk menimbulkan rasa kantuk, kebingungan, pusing, penglihatan kabur, kecanggungan, perubahan suasana hati hingga memori yang buruk. Efek samping ini dapat berlangsung beberapa jam.
Mengkonsumsi obat tidur dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan tubuh menjadi intoleran atau kebal terhadap obat tersebut dan karena itu dosisnya harus selalu ditingkatkan.
Setelah penggunaanya dihentikan, biasanya konsumen bisa mengalami gejala seperti anixiety atau cemas berlebihan dan gemetar. Pengguna dapat menjadi kecanduan dan sulit untuk berhenti minum obat tidur.
Obat tidur bisa menurunkan harapan hidup seseorang dan bisa menimbulkan risiko kematian. (ren)
Via: Kenali Bahaya Konsumsi Obat Tidur
0 Comment to "Kenali Bahaya Konsumsi Obat Tidur"
Post a Comment