Caitlin Hartley dan orang tuanya. (Daily Mail.)
Caitlin Hartley dan orang tuanya. (Daily Mail.)
Di dunia medis, penyakit ini juga dikenal dengan truncus arteosus. Kondisi di mana pembuluh arteri jantung tidak dapat bekerja dengan baik sehingga memompa banyak darah ke dalam paru-paru. Penyakit langka ini banyak menimpa satu dari 10.000 ribu bayi yang baru lahir.
Saat usianya menginjak satu bulan Caitin menjalani operasi pertamanya, pemindahan pembuluh vena sapi ke dalam tubuhnya. Dalam operasi tersebut, Caitin mendapati rangkaian komplikasi dalam tubuhnya. Jantungnya sempat berhenti tiga menit, dan paru-parunya mendadak tak berfungsi dengan baik.
Marie dan Steven, orang tua Caitin hanya dapat menangis melihat kondisi bayinya yang malang. "Kamu hanya bisa menangis dan menanggis. Selama operasi pertama lubang kunci jantungnya berhenti selama tiga menit, sehingga para dokter harus memberikan adrenalin untuk mengejutkan dirinya," jelasnya, seperti dilansir Daily Mail.
Meski telah berhasil melewati operasi pertamanya, Caitin harus menjalani rangkaian operasi lainnya. Paru-parunya yang ringkih membuat para dokter menjalani operasi kedua. Sebuah stent (tabung) ditanamkan dalam tubuhnya untuk mengurangi tekanan pada jantungnya.
Di operasi selanjutnya pada bulan Agustus 2012, Caitin menjalani operasi kembali untuk pemasangan tiga stent dalam tubuhnya. Untuk kesembuhan putrinya, ayahnya akan lari marathon sejauh 2.013 Km di tahun 2013, untuk mendapati uang senilai 10.000 sebagai pengobatan putrinya.
Saat ini Caitin telah berusia 16 bulan dengan vena sapi di dalam tubunya.
Via: Pembuluh Vena Sapi di Jantung, Buat Bayi Ini Hidup
0 Comment to "Pembuluh Vena Sapi di Jantung, Buat Bayi Ini Hidup"
Post a Comment