VIVAlife - Bicara soal uang secara blak-blakan dengan pasangan, merupakan keharusan. Terutama bagi mereka yang baru saja menikah. Bahkan tema keuangan ini seharusnya sudah dibahas secara detail sebelum menikah.
Menurut Jennifer Calandra, seorang analis keuangan, ketika akan menikah masing-masing pasangan sudah harus saling mengetahui kondisi keuangan. Baik pendapatan, utang maupun simpanan.
"Memang agak kikuk pada awal pembicaraan, tapi ini harus dimulai ketika Anda berhubungan serius. Ketika sudah terbuka, maka akan jadi kebiasaan yang sehat bagi hubungan dan tentunya kondisi keuangan keluarga. Kualitas komunikasi juga akan sangat terlihat saat membahas uang," kata Calandra, dikutip dari Huffingtonpost.com
Menurut Calandra, masalah keuangan yang paling sering ditemui pada pengantin baru adalah kurangnya atau bahkan tak berkomunikasi soal uang. Padahal, setelah menikah pasti akan banyak sekali tujuan keuangan yang ingin dicapai. Mulai dari memiliki rumah, biaya anak, mobil, dan tabungan hari tua.
Bingung memulai dari mana membahas keuangan dengan pasangan? Calandra memberikan empat petunjuk yang bisa segera Anda coba.
1. Jujur soal utang
Saat menikah utang pasangan juga akan jadi beban Anda, begitu pun sebaliknya. Meskipun utang tersebut terjadi sebelum menikah. Artinya, utang satu orang tentunya akan berdampak pada keuangan keluarga. Jadi jangan sekali-kali mencoba menyembunyikannya. Apalagi, jika jumlahnya cukup besar.
Ini juga terkait erat dengan tagihan kartu kredit. Katakan secara jujur pada pasangan berapa besaran utang kartu kredit Anda. Akan sangat baik jika mengurangi jumlah kepemilikan kartu kredit.
"Usahakan selalu bayar hal-hal kecil seperti makan di restoran dengan uang tunai. Fokuslah pada pembayaran utang yang belum lunas dan jangan membuat utang baru," kata Calandra.
2. Buat perencanaan
Pendapatan dan pengeluaran yang seimbang terletak pada perencanaan yang matang. Buat daftar secara detail pengeluaran Anda dan pasangan tiap bulannya. Ini termasuk juga biaya bersenang-senang.
"Pergi ke salon, makan di restoran, atau hal lain bisa dikategorikan dengan biaya hiburan. Dari hal ini akan terlihat berapa uang yang bisa ditabung dan pengeluaran apa yang tak terlalu penting dan harus dikurangi demi tujuan finansial," kata Calandra.
3. Kompromi soal risiko investasi
Pria dan wanita memiliki pandangan yang sangat berbeda soal investasi. Pria cenderung lebih berani mengambil risiko. Sementara wanita lebih bermain 'aman'. Sebelum memutuskan berinvestasi, selalu bicarakan secara detail dengan pasangan.
"Duduk dan diskusikan apa yang ingin dicapai secara detail. Ini penting karena bisa saja prioritas tujuan finansial Anda dan pasangan berbeda. Ketahui dulu keinginan masing-masing baru cari jalan untuk mencapainya," ungkap Calandra.
4. Ungkapkan rencana masa depan
"Salah satu kesalahan terbesar yang saya lihat adalah banyak pasangan terlambat merencanakan masa depan. Tidak pernah ada kata terlalu cepat bagi pasangan untuk duduk dan mendiskusikan tujuan keuangan mereka," kata Calandra.
Apakah berencana untuk membeli mobil baru? Rumah baru? Melunasi hutang dulu? Anda perlu tahu bagaimana hal tersebut akan berdampak kondisi finansial. Keputusan keuangan yang diambil pasti akan berdampak pada semua aspek kehidupan. Jadi, rencanakan masa depan secepatnya.
"Meskipun nantinya ada perubahan atau penyesuaian, memiliki rencana sederhana akan jauh lebih baik daripada tak punya rencana sama sekali," ujar Calandra.
Via: 4 Hal Soal Uang Wajib Dibahas Pengantin Baru
0 Comment to "4 Hal Soal Uang Wajib Dibahas Pengantin Baru"
Post a Comment