VIVAlife - Ramalan horoskop boleh dibilang menjadi favorit wanita ketika membaca majalah atau berselancar di dunia maya. Menyajikan prediksi kehidupan secara umum. Menghibur, namun tak jarang menjadi sugesti.
Horoskop
Ada 12 macam horoskop yang kita kenal: Aquarius, Pisces, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, dan Capricorn. Yang sebenarnya merupakan gambaran rasi bintang berdasar periode waktu tertentu.
Kata horoskop berasal dari bahasa Yunani: horoskopos. Artinya, mengamati, memeriksa waktu. Istilah yang muncul sejak ratusan tahun lalu. Seiring perkembangan zaman, horoskop pun muncul di sejumlah media. Mulai dari majalah, buku, tabloid, juga media online dan elektronik.
Dalam kehidupan sehari-hari, horoskop acapkali dihubungkan dengan penafsiran tertentu mengenai kehidupan seseorang sesuai waktu kelahiran (koordinat tempat, jam, hari, tanggal, bulan dan tahun lahir).
"Horoskop telah diyakini masyarakat secara luas di seluruh dunia. Karena sedikit banyak dapat memberikan bimbingan atau sinyal kehidupan," ujar ahli metafisika dan tarot, Endang Widiastuti R.
Bisa dipelajari
Endang menjelaskan bahwa ada dua kategori astrolog yang dapat membuat ramalan berdasar horoskop. Pertama, astrolog yang khusus mempelajari (punya kemampuan) astrologi berdasarkan keilmuan. "Ini bisa dipelajari secara turun temurun maupun dipelajari secara akademik."
Kedua, astrolog yang memiliki ketajaman mata batin, jiwanya terkoneksi dengan alam semesta dan Sang Maha Pencipta. Kedua kategori tersebut tentu berbeda. Akan tetapi keduanya sama-sama memiliki uraian tentang prediksi yang dapat bermanfaat.
Astrolog yang mengamati berdasarkan keilmuan, biasanya melakukan prediksi melalui bagan atau diagram yang menggambarkan posisi matahari, bulan, planet-planet, dan sudut sensitif saat kelahiran seseorang.
Sementara yang melalui mata batin, biasanya melakukannya melalui meditasi dan terawangan mata batin. "Saya mengerjakannya (mengamati) saat tengah malam dan harus didahului dengan bermeditasi," ujarnya.
Meditasi penting untuk mencari titik tenang. Paling cepat sekitar 30 menit. Namun, tak jarang meditasinya berlangsung hingga dua jam. Tak ingin melangkahi kekuasaan Maha Pencipta, meditasi pun ia lakukan dilakukan sembari berdzikir.
"Tujuan meditasi ini dilakukan untuk mengetahui metafisik antara manusia dengan alam. Dengan kata lain, alam semesta yang disebut-sebut memiliki formasi atau susunan bintang-bintang dapat menaungi tiap individu."
Pesan horoskop
Walau garis tangan manusia berbeda satu sama lainnya, akan tetapi pengamatan horoskop mampu memberikan 'pesan' paling umum, yang dianggap cukup mewakili kehidupan setiap individu. Ini karena kehidupan manusia yang tersambung dengan frekuensi alam.
"Semua merujuk pada pencapaian kehidupan. Itu sebabnya horoskop masih berkembang pesat hingga kini. Bahkan bisa dipelajari secara akademik dengan pendekatan ilmiah," katanya.
Endang menegaskan, hasil pengamatan horoskop merupakan pesan metafisik dari alam yang harus segera disampaikan. Penyampaiannya dapat diinformasikan melalui rubrik zodiak atau ramalan bintang yang ditampilkan melalui berbagai media. (eh)
Via: Mempelajari Ramalan Horoskop
0 Comment to "Mempelajari Ramalan Horoskop"
Post a Comment