Monday, November 19, 2012

Jerawat Hanya Terjadi Pada Remaja? Itu Mitos

Jerawat dapat terjadi pada siapa saja tanpa mengenal umur/ (istockphoto)
Jerawat dapat terjadi pada siapa saja tanpa mengenal umur/ (istockphoto)

VIVAlife - Masalah kulit cenderung meningkat karena polusi dan kebiasaan makan yang tidak tepat. Jerawat contohnya, tanpa mengenal jenis kelamin, jerawat dapat terjadi kapan pun. Padahal, konon katanya jerawat hanya terjadi pada usia remaja. Benarkah? Nah, untuk mengetahui asal-usulnya, yuk kita ikuti ulasan jerawat oleh Dr Uma Sigh, pada Zeenews.

Apa faktor penyebab jerawat?

Beberapa faktor yang dapat dikaitkan tentang penyebab jerawat adalah perubahan kadar hormon. Biasanya terjadi saat purbertas atau menopause. Di samping itu, faktor stres, pemakaian obat, dan keturunan juga ikut mempengaruhi.

Hormon apa yang menyebabkan timbulnya jerawat?

Hormon utama penyebab jerawat adalah hormon seks. Hormon ini banyak diproduksi saat pubertas. Hal ini menjadi jawaban mengapa jerawat banyak terjadi di usia remaja.

Ketika kelenjar sabecous dirangsang oleh androgen, hormon akan memproduksi sebum atau minyak. Saat minyak bersatu dengan kotoran dan menyumbat pori-pori, kulit akan ditumbuhi dengan komedo. Kondisi seperti inilah yang memicu timbulnya jerawat pada kulit.

Apakah usia dewasa akan menghilangkan jerawat?

Ini adalah mitos. Banyak yang mengatakan pertambahan usia akan menghilangkan jerawat dengan sendirinya. Untuk beberapa kasus mungkin ini benar. Namun, banyak kasus jerawat justru tetap terjadi hingga usia dewasa. Hal ini dikarenakan banyak faktor yang menyebabkan, bukan masalah hormon.

Bagaimana dengan pengobatan konvensional?

Sebagian besar pengobatan jerawat menggunakan gel, krim, antibiotik dan perawatan lainnya. Sistem ini kurang ampuh karena pengobatan ini hanya meredakan, bukan untuk membasmi penyebab dan akar penyebab jerawat. (eh)


Via: Jerawat Hanya Terjadi Pada Remaja? Itu Mitos

Share this

0 Comment to "Jerawat Hanya Terjadi Pada Remaja? Itu Mitos"

Post a Comment