VIVAlife - Menangis kerap menjadi cara untuk melampiaskan emosi terpendam. Banyak yang merasa lega setelah menumpahkan air mata. Merasa lebih tenang. Sejumlah penelitian bahkan mengungkap efek positif menangis terhadap kesehatan.
Dikutip everydayhealth.com, menangis bisa menjadi pelepasan emosional yang baik atas rasa sakit, sedih, marah, atau stres.
Hasil survei dengan sampel pria dan wanita dari 30 negara menemukan bahwa mayoritas responden memiliki perasaan lebih baik setelah menangis. Lebih 70 persen terapis psikologi juga percaya bahwa menangis merupakan terapi yang baik bagi pasien.
Studi terbaru yang melibatkan lebih 3.000 responden juga menyebut bahwa menangis efektif meningkatkan suasana hati setelahnya.
Tak berlebihan jika kemudian ada yang menganggap tangisan sebagai katarsis. Media pembersihan atau pemurnian perasaan melalui pelepasan emosional. Saat menangis, kita tanpa sadar akan melepaskan ketegangan, kesedihan, atau emosi lain yang memicu sakit.
Efek positif lain: menangis bisa membawa orang lain menjadi lebih dekat. Seorang peneliti yang mempelajari aspek evolusi menangis berspekulasi bahwa menangis merangsang komunikasi intens dengan orang lain. Air mata membuat seseorang tak berdaya yang mudah mendatangkan simpati sosial.
Hasil penelitian lain menemukan bahwa menangis efektif meningkatkan kesehatan emosional.
Butuh sandaran untuk menangis
Orang yang mendapat dukungan sosial saat menangis merasa jauh lebih lega dan nyaman dibandingkan orang yang menangis sendirian. Jadikan sahabat atau kekasih sebagai sandaran saat menangis.
Menangis di tempat tepat
Menumpahkan air mata sebaiknya tak di sembarang tempat. Hindari menangis di tempat umum karena cenderung akan memunculkan mood yang lebih buruk. Tempat terbaik adalah menangis di tengah orang terdekat atau di sekitar orang yang memahami masalah. (eh)
Via: Ingin Sehat? Jangan Malu Menangis
0 Comment to "Ingin Sehat? Jangan Malu Menangis"
Post a Comment