Monday, October 8, 2012

Mengukur Asupan Normal Kafein

Dua-tiga cangkir kopi setiap hari tak memberi efek buruk. (good-wallpapers.com)
Dua-tiga cangkir kopi setiap hari tak memberi efek buruk. (good-wallpapers.com)

VIVAlife - Jika Anda merasa membutuhkan sentakan kafein untuk memulai pagi hari, Anda tidak sendirian. Sekitar empat per lima dari populasi dunia mengonsumsi kopi setiap harinya.

Namun, tahukah Anda batasan aman asupan kafein harian Anda? Tahukah seberapa banyak kafein disebut berlebihan? Simak pemaparan berikut mengenai manfaat kafein dan berapa banyak asupan kafein yang aman untuk dikonsumsi setiap hari, seperti dimuat dalam Fitsugar.

Kafein memiliki beberapa manfaat, yaitu:

- Memberikan energi dengan cepat dan membantu Anda fokus.

- Membantu Anda berolahraga lebih lama dan lebih maksimal jika mengonsumsinya sebelum berolahraga. Hal ini karena kafein mampu memblokir sinyal kelelahan pada otot, dan membuat Anda merasa lebih mudah menjalani olahraga cardio dan latihan penguatan.

- Memberikan dorongan sementara dalam metabolisme. Kafein dalam satu cangkir kopi meningkatkan 15 persen metabolisme dan membakar 15-25 kalori ekstra.

- Mencegah penyakit. Beberapa studi menunjukkan bahwa kafein dalam kopi dapat membantu mencegah penyakit Parkinson. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa wanita yang minum dua hingga tiga cangkir kopi berkafein per hari memiliki risiko 15 persen lebih rendah terserang depresi selama masa studi 10 tahun, dibandingkan dengan wanita yang mengonsumsi satu cangkir atau kurang per hari. Wanita yang meminum kopi tanpa kafein tidak menunjukkan penurunan serupa di tingkat depresi.

Namun, mengonsumsi kafein berlebihan memiliki efek negatif terhadap tubuh, antara lain:

- Mengganggu tidur. Bagi orang-orang yang sensitif terhadap efek kafein, maka dapat mengalami sulit tidur.

- Menyebabkan kecemasan dan kegelisahan. Jika dikonsumsi dalam batas yang normal, kafein dapat memberikan energi yang cepat. Namun, dapat menyebabkan perasaan cemas ketika dikonsumsi berlebihan.

- Memicu gangguan perut. Jika terlalu banyak kafein yang dikonsumsi, terutama pada perut kosong, dapat menyebabkan sakit perut dan masalah pencernaan.

- Mengakibatkan sakit kepala dan sulit berkonsentrasi. Sementara itu, penelitian telah menunjukkan, sedikit kafein sangat membantu untuk fokus dan berkonsentrasi. Namun, terlalu banyak mengonsumsi kafein justru dapat menyebabkan efek sebaliknya.

- Membuat detak jantung tidak teratur. Ketika Anda mengonsumsi kafein (seperti di pil diet), maka dapat menyebabkan jantung berdetak sangat kencang atau detak jantung tidak teratur.

Seberapa banyak kafein yang disebut berlebihan?
Menurut Academy of Nutrition and Dietetics, bagi kebanyakan orang, 200 sampai 300 mikrogram kafein sehari (dua atau tiga cangkir kopi) tidak akan menyebabkan efek negatif. Seperti makanan pada umumnya, asupan kafein yang dianjurkan adalah dalam jumlah moderat.

Jika Anda ketergantungan pada kafein pada pagi hari, coba hal-hal berikut ini untuk mengurangi konsumsi Anda:

1. Kurangi asupan kafein setengahnya dengan mencampur kopi decaf dan reguler.

2. Ganti kopi dengan teh decaf dan herbal.

3. Kurangi sumber kafein lainnya seperti soda, cokelat, dan beberapa obat yang mengandung kafein. (art)


Via: Mengukur Asupan Normal Kafein

Share this

0 Comment to "Mengukur Asupan Normal Kafein"

Post a Comment