VIVAlife - Mungkin Anda dapat menghitung berapa banyak jumlah restoran cepat saji ini di sepanjang jalan yang Anda lalui dari rumah ke kantor. Restoran cepat saji Mc Donald's yang tampak modern. Trademark bangunan warna merah dan simbol kuning menyerupai huruf M ini tampaknya sudah akrab dengan kalangan urban.
Bangunan restoran ini ternyata juga memiliki wajah kuno. Meskipun sejak awal dibuka pada tahun 1948, sang pendiri, Richard dan Maurice McDonald sudah menerapkan konsep praktis. Restoran mereka dibuat seperti meja bar klasik, dengan bangku-bangku di luar tendanya. Jika tidak beruntung mendapatkan bangku untuk bersantai, biasanya para pembeli membawa pulang makanan yang telah di pesan atau take away. Simbol huruf M pun sudah digunakan sejak tahun 1950.
Saat ini Mc. Donald's merupakan restoran cepat saji terbesar yang melayani sekitar 68 juta pelanggan setiap harinya. Restoran ini tersebar di 119 negara.
Awal beroperasi pada tahun 1940, restoran ini hanyalah sebuah restoran barbeque, dengan 40 menu hidangan panggang, termasuk hamburger. Mereka menggunakan label "McDonald's Famous Barbeque".
Tahun 1948, dua bersaudara ini baru menyadari jika penjualan terlaris mereka didapatkan dari hamburger. Keduanya lalu membanting stir dan berkonsentrasi pada satu menu favorit ini. Mereka juga menambahkan potato chips dan orange jus. Tahun berikutnya, menyusul french fries dan coca-cola sebagai menu baru.
Melihat perkembangan restorannya, Mc Donald bersaudara mulai melebarkan sayap melalui waralaba. Mereka mengawali di Phoenix, Arizona dan Downey, California pada tahun 1953.
Via: Ini Wajah Masa Lalu Mc Donald's
0 Comment to "Ini Wajah Masa Lalu Mc Donald's"
Post a Comment