Tuesday, September 4, 2012

Tanda Persahabatan di Ujung Tanduk

Persahabatan bisa berakhir permusuhan. (jobs.aol.com)
Persahabatan bisa berakhir permusuhan. (jobs.aol.com)

VIVAlife - Pertemanan yang sudah terjalin lama tidak imun dari kemungkinan mengalami keretakan. Frekuensi bertemu juga tak bisa jadi patokan. Bahkan, tak jarang seseorang yang dianggap sahabat, ternyata menusuk dari belakang.

Persahabatan juga tak melulu langgeng, ada kalanya rasa sebal dan pertengkaran muncul. Namun, saat Anda merasa sangat tidak nyaman dan mengalami lima hal berikut, bisa jadi persahabatan sedang berada di ujung tanduk.

Berat sebelah

Wajar jika kita lelah saat selalu jadi pihak yang berusaha lebih dulu. Entah itu untuk sekadar menelepon atau mengajak bertemu. Cobalah introspeksi diri, apakah Anda dan dia memang butuh waktu sendiri atau memang sudah malas untuk saling berhubungan.

Muncul hanya jika perlu
Saat kita sedang butuh curhat atau meminjam sejumlah uang, mereka seperti menghilang ditelan bumi. Lain halnya jika mereka memiliki keperluan. Teman macam ini, menurut All Women Talk, akan terus membayangi seperti hantu.

Menjatuhkan

Saling mengkritik antar teman adalah hal yang wajar. Apalagi, jika kritikan itu bertujuan membangun, membuat satu sama lain saling memperbaiki diri. Namun, yang perlu diingat, teman tidak akan pernah mengkritik untuk menyudutkan apalagi menjatuhkan.

Tersiksa
Memiliki teman seharusnya menyenangkan. Namun, teman yang membuat kita selalu kesal atau depresi, sehingga selalu dihindari tentu ada di luar kategori.

Selalu menempel
Bisa selalu bersama menjadi salah satu ekspektasi seseorang terhadap temannya. Namun, tentu saja kita tidak ingin waktu habis dimonopoli teman. Kita harus tetap memiliki waktu untuk kehidupan pribadi. (art)


Via: Tanda Persahabatan di Ujung Tanduk

Share this

0 Comment to "Tanda Persahabatan di Ujung Tanduk"

Post a Comment