VIVAlife - Banyak orang yang telah sukses mencapai berat badan yang diinginkan setelah rajin berolahraga kemudian justru mengalami peningkatan berat badan sejak berhenti berolahraga. Bagi Anda yang telah berhasil menurunkan berat badan setelah melakukan diet dan olahraga rutin, sebaiknya tetap melakukan olahraga.
Banyak yang berasumsi bahwa otot yang sebelumnya telah terbentuk karena rutin berolahraga perlahan berubah jadi lemak karena berhenti berolahraga. Jika Anda berhenti melakukan latihan kekuatan saat berolahrga, akankah otot kembali menjadi lemak? Jawabannya adalah tidak. Otot tidak kembali menjadi lemak, tetapi tubuh cenderung kehilangan jaringan otot dan mengalami pertambahan lemak seiring dengan bertambahnya usia.
Konsep "use it or lose it" adalah hal terpenting ketika Anda melakukan latihan beban. Jika Anda tidak aktif menggantikan otot setelah usia 35 tahun, sekitar setengah dari satu pon otot yang tidak terpakai hilang per tahun.
Semakin tua usia, seperti dilansir dari Fit Sugar, berarti tingkat aktivitas Anda semakin menurun, hal tersebut mengakibatkan sel-sel lemak secara bertahap mulai menggantikan jaringan otot. Kata kunci di sini adalah "mengganti". Tubuh berisi lebih dari 600 otot yang bergerak. Ketika otot-otot ini Anda abaikan, kondisi jaringan otot Anda memburuk dan kadar lemak dalam tubuh meningkat.
Hal ini berarti latihan beban harus menjadi bagian dari aktivitas rutin untuk mempertahankan atau memperbaiki jaringan otot. Latihan beban juga merangsang pertumbuhan sel otot dan produksi enzim yang membantu penggunaan otot dan menyimpan energi.
Tubuh Anda terdiri dari lean mass dan fat mass. Yang harus Anda lakukan adalah mencapai lean mass yang lebih tinggi dari fat mass, walaupun keduanya memiliki kegunaan masing-masing.
Lean mass terdiri dari otot, tulang, organ dan darah. Sedangkan, fat mass melindungi organ-organ tubuh seperti hati, jantung dan ginjal.
Fat mass bertindak sebagai isolasi untuk membuat kita tetap hangat dan membantu mengatur hormon. Fat mass pria harus berjumlah minimal 80 persen dari komposisi total tubuh, sementara kebalikannya, lean mass pada wanita harus berjumlah 75 persen.(umi)
Via: Jangan Abaikan Kekuatan Otot
0 Comment to "Jangan Abaikan Kekuatan Otot"
Post a Comment