VIVAlife - Langsing atau bentuk tubuh ideal bukan jaminan kesehatan. Yang paling menentukan kondisi kesehatan adalah sistem metabolik dan distribusi lemak tubuh.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang langsing dengan timbunan lemak berlebih di perut, memiliki risiko kematian lebih tinggi dibandingkan yang secara umum masuk kategori gemuk atau obesitas.
Dr Francisco Lopez-Jimenez, penulis studi sekaligus kardiolog senior di Mayo Clinic, Minnesota, mengatakan bahwa timbunan lemak di area perut paling berbahaya dibandingkan timbunan lemak di area tubuh lainnya.
Timbunan lemak di area perut tergolong metabolik aktif yang rentan melepaskan zat-zat pemicu peradangan atau senyawa racun. Zat-zat dan senyawa inilah yang kemudian berperan meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan kardiovaskuler lainnya.
"Kami sadar sejak awal bahwa obesitas itu sangat tidak sehat. Tapi, penelitian ini mengungkap fakta bahwa distribusi lemak juga menjadi isu penting di kalangan pemilik tubuh langsing atau ideal," kata Lopez-Jimenez, seperti dikutip Daily Mail.
Penelitian melibatkan data 12.785 partisipan usia 18 tahun ke atas yang terbagi tiga kelompok berdasar angka body mass index (BMI): normal, gemuk, obesitas. Kelompok ini kemudian dipilah lagi berdasar tingkat ideal lingkar perut: normal atau besar.
Selama 14 tahun, sebanyak 2.562 meninggal, 1.138 di antaranya terkait gangguan kardiovaskuler. Dari hasil analisis, kelompok terbesar yang memiliki risiko kematian dini justru mereka yang masuk kelompok dengan BMI normal, tapi memiliki lingkar perut besar.
"Temuan ini menjadi peringatan penting bahwa ukuran tubuh ideal tidak menjamin seseorang terhindar dari risiko penyakit jantung," Lopez-Jimenez menambahkan. "Lokasi distribusi lemak di tubuh sangat menentukan, tak peduli dia langsing atau gemuk."
Tak hanya distribusi lemak, mereka dengan tubuh langsing juga masuk kategori sehat, jika memiliki kondisi kesehatan metabolik yang baik. Indikatornya: tekanan darah normal, kadar gula darah normal, kadar kolesterol baik cukup, dan memiliki tingkat aman protein C-reaktif terkait peradangan. (art)
Baca juga:
Kikis Lemak Perut Lancarkan Aliran Darah
Miliki Perut Ramping Dalam Tujuh Hari
Via: Lokasi Lemak Tubuh Paling Berbahaya
0 Comment to "Lokasi Lemak Tubuh Paling Berbahaya"
Post a Comment