Tuesday, August 6, 2013

FOTO: Menyambangi Lima 'Kota Hantu' di Italia

Romagnano al Monte dijuluki sebagai 'kota hantu'. (flickr.com/photos/alebonvini)
Romagnano al Monte dijuluki sebagai 'kota hantu'. (flickr.com/photos/alebonvini)

VIVAlife - Mendengar kata 'kota hantu' memang bisa membuat bulu kuduk berdiri. Istilah 'kota hantu' sendiri sebenarnya bukan merujuk pada kota-kota yang digentayangi oleh hantu.

Julukan ini biasanya dialamatkan pada kawasan yang telah terbengkalai dan tidak berpenghuni lagi. Kawasan tersebut umumnya ditinggalkan para penduduk karena bangkrut, bencana alam, perang, hingga bencana nuklir.

Di Italia terdapat lima kawasan yang menyandang status sebagai 'kota hantu'. Apa saja? Berikut daftarnya seperti dilansir laman Amusing Planet.

1. Romagnano al Monte


Romagnano al Monte

Sebuah gempa bumi besar pada tahun 1980, menghancurkan desa kecil di Salerno, Romagnano al Monte. Gempa tersebut memakan korban hingga 3.000 jiwa. Akhirnya, penduduk desa memilih pindah ke tempat lebih aman ketimbang membangun kembali kawasannya.

Sekitar tahun 2000-an, kota tersebut mulai menarik perhatian para turis. Para pengunjung bisa melihat sisa-sisa kabel listrik dan fasilitas modern yang telah hancur.

2. Craco

Craco

Bagi pecinta film pasti sudah tak asing lagi dengan pemandangan di Kota Craco. Kota yang telah terbengkalai itu pernah menjadi lokasi syuting film The Passion of the Christ, James Bond: The Quantum of Solace, dan Saving Grace.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penduduk setempat berduyun-duyung meninggalkan Craco. Mulai dari perang, tanah longsor, hingga gempa bumi. Sebagian besar penduduk diketahui pindah ke Amerika antara tahun 1892-1922. Sementara itu bencana tanah longsor yang terjadi pada tahun 1963, memaksa 1.800 penduduk yang masih tersisa untuk beranjak pergi dari kota tersebut.

3. Balestrino


Balestrino

Kota kuno ini terletak di Savona, barat laut Italia. Tak banyak informasi mengapa akhirnya kota ini terbengkalai. Namun, diduga penduduk setempat bermigrasi karena gempa bumi yang melanda daerah pesisir di akhir abad 19.

4. Bussana Vecchia

Bussana Vecchia

Gempa bumi yang sama yang melanda Balestrino juga mengguncang Bussana Vecchia. Setidaknya 2.000 orang tewas akibat gempa tersebut.

Penduduk setempat direlokasi ke sebuah kawasan baru bernama Bussana Nouva. Meski demikian sejak tahun 1950, sejumlah orang tinggal secara ilegal di Bussana Vecchia. Kemudian pada tahun 1960, sekumpulan seniman mendirikan komune di kawasan tersebut.

Meski telah diusir berulang-ulang oleh pemerintah, komunitas seniman masih tetap bertahan di Bussana Vechhia. Mereka menggantungkan hidupnya dari menjual karya seni kepada wisatawan.

5. Pentedattilo

Pentedattilo

Kota ini persisnya terletak di Calabria, selatan Italia. Pentedattilo didirikan oleh orang Yunani pada 650 SM. Penduduk mulai meninggalkan kota tersebut setelah gempa dahsyat melanda Pentedattilo pada tahun 1973.

Para penduduk bermigrasi ke kota terdekat, Melito Porto Salvo. Kota Pentedattilo kosong hingga tahun 1960-an. Saat itu, banyak sumbangan mengalir dari relawan untuk memperbaiki kondisi kota. Kini, Pentedattilo menjadi tuan rumah sebuah festival film.


Via: FOTO: Menyambangi Lima 'Kota Hantu' di Italia

Wajah Berminyak, Atasi dengan Ramuan Gula

Manfaatkan gula sebagai scrub pelembut kulit. (istockphoto.com)
Manfaatkan gula sebagai scrub pelembut kulit. (istockphoto.com)
VIVAlife - Konsumsi gula disebut memperburuk kesehatan tubuh. Banyak yang kemudian menghindarinya karena gula menjadi pemicu peningkatan berat badan, mengancam kesehatan jantung, dan menimbulkan selulit yang diakibatkan oleh penumpukan lemak. Namun untuk urusan kecantikan, gula dapat diandalkan sebagai bahan alami untuk menyehatkan kulit. Apa saja manfaatnya?

Singkirkan sel kulit mati

Butiran gula yang dicampur dengan air lemon dan madu dapat digunakan sebagai scrub pengangkat sel kulit mati. Bahan ini mampu mengangkat debu dan kotoran, bahkan yang terperangkap dalam pori sekalipun.

Melembabkan kulit

Jika Anda menggosokkan campuran gula dan minyak zaitun pada kulit secara rutin, kulit menjadi lebih lembut dan kenyal. Minyak zaitum mengandung vitamin E dan asam lemak omega 3 yang akan melembabkan kulit secara alami. Sedangkan gula membantu membersihkan kulit hingga nutrisi minyak zaitun terserap dengan baik.

Seimbangkan kadar minyak

Manfaat gula yang lain: menjaga keseimbangan kadar minyak. Gula mengandung dua kompoten penting, yakni asam glikolik dan asam alpha-hydroxy. Keduanya menghindarkan kulit dari kekeringan dan berminyak. Gula juga mampu mencerahkan kulit secara alami.

Bersihkan racun

Gula juga memiliki efek alami mencegah penuaan kulit. Lakukan scrubbing dengan gula secara rutin untuk membuang racun dari bahan kimia yang ditinggalkan kosmetik.


Via: Wajah Berminyak, Atasi dengan Ramuan Gula

Sakit Polio, Pria Ini Hidup di RS Selama 45 Tahun

Paulo Henrique Machado tengah membuat animasi di komputer. (Daily Mail)
Paulo Henrique Machado tengah membuat animasi di komputer. (Daily Mail)

VIVAlife - Kisah Paulo Henrique Machado berikut ini bisa menjadi inspirasi bagi Anda. Selama hidupnya, pria asal Brasil tersebut terpaksa tinggal di sebuah rumah sakit di Brasil.

Seperti dilansir laman Daily Mail, Machado merupakan satu dari 11 anak yang dirawat di rumah sakit Brasil karena terserang polio pada tahun 1970. Tak cukup sampai di situ, sang ibunda tercinta meninggal dunia, dua hari setelah melahirkan Machado.

Untuk bisa bernapas, Machado membutuhkan respirator buatan. Ia juga tidak bisa berjalan tanpa bantuan. Selama hidupnya, ia keluar dari rumah sakit tak lebih dari 50 kali.

Kenangan paling diingat Machado saat masih kecil adalah saat ia menjelajahi setiap koridor rumah sakit dengan kursi rodanya. Ia berkelana dari satu kamar ke kamar lainnya yang dihuni pasien polio.

Kini pasien polio yang masih hidup, hanya tinggal dirinya dan seorang wanita bernama Eliana Zagui. Keduanya berbagi kamar yang sama di rumah sakit. Meski sangat akrab, Machado menolak jika hubungannya dengan Zagui dikatakan sebagai sepasang kekasih.

"Beberapa orang berpikir kami suami istri, tetapi kami lebih seperti kakak dan adik," ujar Machado kepada BBC.

Kondisinya yang berbeda dari orang kebanyakan tak menyurutkan semangat Machado. Meski tak pernah mencicipi bangku sekolah, ia mempelajari animasi komputer selama di rumah sakit.

Machado bertekad merilis film animasi 3D bertajuk The Adventures of Leca and Her Friend. Film yang skenarionya digarap oleh sang sahabat, Zagui tersebut, menceritakan kisah nyata Machado sendiri. Untuk mewujudkan impiannya tersebut, ia pun sukses menggalang dana hingga 45 ribu poundsterling pada Mei tahun ini.

Machado dan Zagui memang jarang bepergian ke luar rumah sakit karena berisiko tinggi terkena infeksi. Namun, keduanya pernah melakukan perjalanan bersama ke pantai pada tahun 1990-an.

"Ada beberapa perjalanan yang menarik, seperti melihat pantai untuk pertama kalinya ketika saya berusia 32 tahun," ucapnya. (adi)


Via: Sakit Polio, Pria Ini Hidup di RS Selama 45 Tahun

FOTO: Ungkap Kemegahan Situs Sejarah Bawah Laut

Pavlopetri, sebagian kotanya berada di bawah laut. (nottingham.ac.uk)
Pavlopetri, sebagian kotanya berada di bawah laut. (nottingham.ac.uk)
VIVAlife - Plesir untuk menikmati kemegahan arsitektur kuno ternyata tak hanya dapat dinikmati di darat. Jauh di bawah laut, peninggalan kuno juga ada. Entah apa yang membawanya sampai ke dasar laut. Bisa gempa bumi, banjir, atau peristiwa geologi lainnya. Yang jelas di bawah laut, di beberapa negara, situs ini tersimpan. Jika Anda memiliki rasa sejarah, coba mengunjungi museum bawah laut ini.

Istana Cleopatra, Alexandria-Mesir

Pelabuhan Alexandria adalah saksi bisu yang menyimpan reruntuhan Istana Cleopatra. Dilansir Huffington Post, jika Anda menyelam, Anda akan menemukan artefak patung Firaun dari abad 4 sampai 5 SM (Sebelum Masehi). Selain itu juga batu berbentuk kepala yang diyakini sebagai gambaran anak Cleoparta, patung sphinx, dan koin kuno.

Port Royal -Jamaica

Abad ke-17, Port Royal disebut surga para bajak laut. Banyak bar dan penginapan yang kerap menjadi persinggahan mereka. Namun, gempa besar dan tsunami tahun 1692 menyapu dan menenggelamkan sebagian kota. Menghilangkan banyak bangunan dan lebih dari 2.000 orang. Kini bawah laut Port Royal kerap dikunjungi penyelam yang ingin melihat ratusan kapal, sisa-sisa bangunan dan jalanan aspal yang tenggelam.

Yonaguni-Jima, Okinawa-Jepang

Sebuah monumen ditemukan di lepas pantai Jepang oleh penyelam pada tahun 1985. Museum ini diyakini sudah ada sejak 10.000 SM. Beberapa strukturnya adalah buatan manusia, terlihat dengan ditemukannya hieroglif (tulisan dengan abjad Mesir Kuno) yang terdapat di beberapa sudut museum. Para arkeolog mengatakan bahwa museum ini merupakan rekaman peninggalan awal peradaban.

Pavlopetri, Yunani

Pavlopetri adalah kota yang tenggelam dan sebagian muncul kembali 1.000 SM. Para ahli sejarah menyebut Pavlopetri sebagai kota yang memiliki sistem perairan canggih. Di bawah air, Anda dapat melihat jalan-jalan, gedung-gedung, ruang taman, halaman, dan kapal yang menyimpan banyak barang. Sebuah proyek penggalian dilakukan sebagai usaha pelestarian kota, sebelum kota ini benar-benar tenggelam. Lihat foto selengkapnya di sini.


Via: FOTO: Ungkap Kemegahan Situs Sejarah Bawah Laut

Monday, August 5, 2013

Terjun Bebas, Aksi Ngabuburit 'Kopaja'

22 penerjun payung menghias langit Jakarta. (Herdi Muhardi)
22 penerjun payung menghias langit Jakarta. (Herdi Muhardi)
VIVAlife - Berbeda dari hari-hari biasa ngabuburit, Komunitas Terjun Payung Jakarta (Kopaja) menghiasai langit-langit kota Jakarta tepatnya di atas silang Monumen Nasional, Jakarta, Minggu sore 4 Agustus 2013.

Sekitar 22 penerjun payung Kopaja yang juga berasal dari Satuan Polisi, Brimob dan warga sipil, ikut andil memberikan atraksi terjun bebas, jelang buka puasa.

Tepat pukul 5 sore, dengan menggunakan pesawat Casa 212 milik Polri, para penerjun payung diangkut dan diterbangkan dari landasan pesawat di Pondok Cabe, Pamulang, Tenaggerang Selatan. Kira-kira di atas ketinggian 6000 kaki, mereka mulai membuka parasut di ketinggian 4000 kaki.

"Angin kencang, jadi banyak parasut yang tidak laju ke depan. Tapi aman karena kita lihat ini luas juga tempat pendaratannya," ujar Brigadir Jul Khairudin, usai melakukan terjun bebas kepada VIVAlife.

Menurut Jul, meski kondisi saat ini tengah menjalani ibadah puasa, agenda terjun payung tidak membuat dirinya lantas tak bersemangat. Justru ia makin tertantang.

"Insya Allah puasa. Tapi puasa itu jadi lebih tertantang karena menahan haus dan dahaga saat di atas," ucap Jul yang sudah mengantongi lebih dari 200 jam terbang.

Kencangnya angin yang mencapai 5-7 knot membuat beberap penerjun payung terbawa angin saat pendaratan. Hal tersebut juga dirasakan dara yang juga termasuk ke dalam satuan tim gegana Brimob Kelapa Dua Depok, Christal.
"Anginnya kencang banget jadi kebawa, tapi pas landing gak takut biasa aja. Cuma malu jauh turunnya," jawabnya sambil tersenyum.

Menurut AKBP Audie S Latuheru, ketua KOPAJA kegiatan kali ini dimaksudkan untuk meramaikan kegiatan ramadan. Usai terjun bebas, Kopaja juga menggelar kegiatan sosial, yakni buka puasa bersama 1000 kaum dhuafa dan ceramah agama. (sj)


Via: Terjun Bebas, Aksi Ngabuburit 'Kopaja'