Sebuah tim peneliti dari Centre for Tobacco Control Research di Stirling University, Inggris mengembangkan teknologi baru. Yaitu kemasan rokok dapat berbicara. Talk namanya, bungkus ini diharapkan dapat menggertak para pecandu rokok dari kebiasaan tidak sehatnya tersebut, seperti yang dilansir Mirror.
Para peneliti menciptakan dua paket berbicara dengan rekaman pesan yang berbeda. Salah satunya yang ditawarkan adalah nasihat tentang berhenti merokok dan memperingatkan bahwa rokok mengurangi kesuburan.
Nantinya suara pesan ini akan keluar, jika si pengguna membuka bungkus kemasan rokok. Paket ini dilengkapi dengan rekaman suara dan unit pemutaran sehingga pesan dapat diulang beberapa kali.
Via: Bungkus Rokok Kini Bisa "Berbicara"