Friday, February 1, 2013

Nenek 101 Tahun Hidup Kembali dalam Peti Mati

Peng terbangun di dalam peti matinya. (Mirror.co.uk)
Peng terbangun di dalam peti matinya. (Mirror.co.uk)
VIVAlife - Pelayat hampir meninggal karena shock, saat wanita usia 101 tahun duduk dan berbicara di dalam peti mati. Tak hanya kerabat yang kaget atas peristiwa tersebut, tapi juga Peng Xiuhua. Janda tua itu merasa kaget mengapa begitu banyak orang berkumpul di rumahnya di Lianjiang, Provinsi Guangdong, China.

Peng yang tinggal sendirian, telah berbaring lama di tempat tidur. Ia tampak tidak berdaya dengan kondisinya. Saat 10 hari kemudian, kedua putrinya yang telah berusia 70 tahun, merasa ibunya telah meninggal. Sebab, mereka sudah tidak merasakan detak jantung dan tubuh ibunya juga sudah kaku.

Keesokan harinya, keluarga Peng berkumpul untuk menghadiri prosesi pemakaman perempuan berusia 101 tahun itu. Sebelum meletakkan ke peti mati, Peng dimandikan oleh kedua putrinya, selanjutnya diberikan pakaian. Saat jenazah akan dimasukkan dalam mati, Peng kembali sadar dan hidup kembali.

Atas kejadian ini, Peng mengakui jika dia adalah wanita yang beruntung. "Di sini, saya tak hanya melihat betapa banyak orang yang peduli padaku, tapi juga saya bangun sebelum mereka membaya ke krematorium," jelasnya seperti yang dilansir Mirror.co.uk. (art)

Via: Nenek 101 Tahun Hidup Kembali dalam Peti Mati

5 Warna Menenangkan Usai Melahirkan

Ibu hamil. (birthologie.com)
Ibu hamil. (birthologie.com)

VIVAlife - Setelah melahirkan, pada beberapa kasus seorang ibu bisa mengalami baby blues atau gangguan emosi seperti depresi. Kondisi ini terjadi dalam kurun waktu tertentu. Untuk mencegah atau mengatasinya bisa dilakukan dengan terapi warna.

Warna bisa jadi salah satu terapi alami untuk memperbaiki suasana hati, terutama bagi mereka yang mengalami depresi dan kecemasan. Selain itu, warna pakaian dan dekorasi dapat berpengaruh langsung pada pola perilaku serta menghasilkan aliran energi yang baik untuk tubuh.

Bagi para ibu usai melahirkan, dengan menggunakan warna yang tepat pada tubuh atau lingkungan rumah, dapat berdampak baik pada suasana hati. Berikut lima warna yang diketahui bisa mencegah depresi usai melahirkan, seperti dilansir dari Bold Sky.

Putih

Ini merupakan warna yang dikenal sebagai warna netral, bersih, dan suci. Para ibu sangat dianjurkan mengenakan busana warna putih usai melahirkan, demi menciptakan suasana hati yang lebih tenang dan damai.

Cokelat

Jika Anda mengenakan warna pakaian ini, dapat mengubah mood jadi lebih stabil dalam menghadapi berbagai situasi. Termasuk, menciptakan rasa aman dan keanggunan. Namun, pastikan Anda tak memiliki warna cokelat yang terlalu gelap, karena dapat memunculkan efek kesedihan.

Biru

Warna ini jelas berhubungan dengan ketenangan. Namun, jika digunakan dengan banyak gradasi warna biru dapat memunculkan efek yang berbeda. Kombinasi antara biru gelap dan terang menciptakan suasana santai, damai, dan menyenangkan.

Tak hanya itu, warna ini dikatakan pula dapat menurunkan tekanan darah, denyut jantung, dan baik untuk pernapasan. Selain pada pakaian, warna ini juga cocok digunakan untuk warna dinding, seprai, dan sarung bantal.

Hijau

Para ibu yang baru saja melahirkan lebih mudah mengalami stres. Namun, dengan menggunakan pakaian berwarna hijau, dapat membantu mengatasi masalah pada gangguan saraf dan kelelahan. Hijau juga cocok digunakan sebagai dekorasi rumah yang memunculkan efek ketenangan.

Kuning

Kuning merupakan warna yang paling direkomendasikan untuk mengatasi masalah suasana hati Anda yang terguncang. Ini disebabkan warna kuning tak hanya memberikan efek penambah tenaga, melainkan juga dapat meningkatkan kepercayaan diri.

Warna ini dapat memberikan perubahan positif bagi para ibu baru, karena membawa ketenangan dan kedamaian, dibandingkan warna gelap yang memiliki efek merugikan. (art)


Via: 5 Warna Menenangkan Usai Melahirkan

Hindari Kesalahan Saat Menggunakan Parfum

Parfum.
Parfum.
VIVAlife - Aroma parfum merupakan sesuatu yang personal. Selama aroma tersebut Anda sukai, maka tak ada yang namanya benar atau salah. Namun, jika ingin mendapatkan aroma parfum secara maksimal, Anda harus mengetahui bagaimana trik-triknya.

Banyak orang yang terbiasa memakai parfum dengan cara yang salah, sehingga kegunaannya berkurang atau justru aromanya hilang dalam sekejap. Untuk itu, ketahui beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat memakai parfum berikut ini.

1. Tercampur dengan minyak atau lotion
Jangan mengaplikasikan parfum di area tubuh yang telah diberi lotion atau minyak yang memiliki pewangi atau telah memiliki aroma sendiri. Bahan-bahan kimia yang terdapat di dalam parfum akan berinteraksi dengan lotion atau minyak. Hal ini, seperti dilansir dari Bella Sugar, akan menciptakan aroma yang justru terlalu tajam, bahkan aroma yang tidak sedap.

2. Digosokkan

Banyak orang menggosokkan kedua pergelangan tangan setelah menyemprotkan parfum di satu pergelangan tangan. Hal tersebut membuat aroma parfum terpecah atau terbagi, menyebabkan aroma parfum tidak tahan lama. Sebaiknya, semprotkan parfum secara terpisah pada kedua pergelangan tangan Anda.

3. Mencampur beberapa parfum
Tips terakhir adalah jangan menggabungkan beberapa jenis parfum. Entah Anda memakai eau de parfum, body mists, atau eau de toilettes yang memiliki aroma ringan, tetap saja semua parfum didesain untuk digunakan tanpa dikombinasikan. (art)

Via: Hindari Kesalahan Saat Menggunakan Parfum

Sekarat, Mahasiswi Ini Buat Daftar Keinginan Terakhir

Stephanie Knight (kiri) sebelum menjalani perawatan dan setelah menjalani perawatan (kanan). Efek samping perawatan adalah bertambahnya berat tubuh. (Daily Mail)
Stephanie Knight (kiri) sebelum menjalani perawatan dan setelah menjalani perawatan (kanan). Efek samping perawatan adalah bertambahnya berat tubuh. (Daily Mail)

VIVAlife - Pergi ke spa atau bioskop di akhir pekan adalah hal biasa yang kerap dilakukan wanita di usia 21 tahun. Namun bagi Stephanie Knight, hal itu adalah sesuatu yang sangat berharga dan salah satu keinginan terakhirnya.

Stephanie telah berjuang melawan kanker sejak usia 17 tahun. Wanita asal Braughing, Hertfordshire ini, didiagnosis ewing's sarcoma atau tumor ganas pada tahun 2009. Saat itu, dokter menemukan tumor seukuran bola tenis di belakang pinggulnya. Saat pengobatan dimulai, tumor telah tumbuh dan menutupi seluruh sisi kanan pinggul Stephanie.

Wanita cantik ini pun menjalani 10 kali kemoterapi dan tiga radioterapi. Pada Oktober 2010, Stephanie dinyatakan remission atau kondisi dimana gejala dan penyakit telah berkurang. Stephanie kembali kuliah untuk menyelesaikan tahun keduanya di tempat kursus pendidikan anak. Ia juga mulai bekerja di sebuah tempat penitipan anak-anak setempat.

Ketika keluarga mengira Stephanie akan sembuh dari kanker, kabar buruk kembali menghampiri mereka. Dokter kembali menemukan kanker jaringan lunak pada tubuh Stephanie. Pada April 2012, Stephanie pun menjalani kemoterapi lagi.

Namun, kali ini kemoterapi gagal bekerja. Pada Oktober 2012, kaki kanan dan sebagian pinggul Stephanie harus diamputasi. Upaya ini tak berhasil, sebab dokter bedah justru menemukan kanker pada batang leher Stephanie. Selain itu, dua tumor jinak di paru-parunya juga telah tumbuh masing-masing hampir berdiameter 2,5 sentimeter.

Pada tahun baru 2013, dokter akhirnya mengatakan bahwa mereka tak mampu menyelamatkan nyawa Stephanie. Namun, mereka akan berusaha semaksimal mungkin memperpanjang waktu hidupnya.

"Tahun baru yang mengerikan. Para dokter mengatakan Steph tidak akan pernah bebas dari kanker, tetapi mereka akan mengatasinya sebaik mungkin yang mereka bisa," ucap kakak perempuan Stephanie, Rachel Cross seperti dilansir laman Daily Mail.

Cross menjelaskan, sepuluh hari kemudian dokter memastikan bahwa kanker pada Stephanie sudah memasuki stadium akhir. Kini, Stephanie masih harus menjalani satu putaran kemoterapi pada tiga bulan mendatang sebagai upaya memperpanjang waktu hidup.

Pekan ini, ia diberikan perawatan untuk memblokir sarafnya agar tak bisa merasakan rasa sakit pada batang leher dan memungkinkan Stephanie mewujudkan keinginan terakhirnya.

Beberapa keinginan terakhir Stephanie yang cukup unik antara lain menggelar pernikahan palsu. Menurut sang kakak, Stephanie sangat ingin menikah dan memiliki banyak anak.

"Ia selalu ingin menikah dan memiliki banyak bayi. Namun pada akhirnya kesulitan menemukan pasangan karena harus menjalani perawatan meski ia adalah gadis yang sangat cantik," ujar Rachel, sang kakak.

Selain menikah, keinginan lainnya Stephanie adalah menyelesaikan kursus dan melihat matahari tenggelam di sebuah tempat yang indah. Ia juga berharap bisa pergi berlibur bersama keluarga dan anjing kesayangannya.

Tak hanya menulis daftar keinginannya sendiri, Stephanie juga ingin membantu keluarganya mewujudkan impian mereka. Salah satunya adalah mengatur pertemuan antara sang kakak dengan penyanyi ternama Inggris, Gary Barlow dan Robbie Williams. Ia juga ingin mengajak sang ayah bertemu dengan para pemain klub sepakbola Manchester United.

"Steph adalah orang yang tidak mementingkan diri sendiri. Baginya itu lebih tentang kenangan bagi kami dan juga pengalaman menyenangkan bagi dirinya sendiri," urai Rachel.

Stephanie terinspirasi membuat daftar keinginan terakhir dari seorang teman di Teenage Cancer Trust Unit di Addenbrooke's Hospital, Cambrige.

"Ia telah menghabiskan begitu banyak waktu di rumah sakit dan ia merasa telah menyia-nyiakannya. Ia bertekad untuk tidak membuang waktu lagi," ujar Rachel.


Via: Sekarat, Mahasiswi Ini Buat Daftar Keinginan Terakhir

FOTO: "Bedah Plastik" Bangkai Pesawat Tempur di Arizona

'The Boneyard Project'. (theboneyardprojects)
'The Boneyard Project'. (theboneyardprojects)

VIVAlife - Seni menggambar pada dinding atau sering disebut mural, menjadi tren sejak beberapa tahun lalu. Seni inipun dilakukan dibeberapa kota Indonesia sebagai daya pikat. Seluruh dinding atau tembok kosong dipenuhi dengan lukisan warna warni. Tidak terbatas untuk aliran melukis jenis tertentu, semua seniman boleh saja menuangkan "rasa" melalui media ini.

Ini tren di Indonesia. Beda lagi dengan cara seniman di Arizona, Amerika. Mereka melampiaskan napas seninya di badan pesawat tempur. Hampir sama dengan teknik mural, hanya medianya saja yang berbeda.

Para seniman kontemporer menamainya sebagai 'The Boneyard Project'. Dilansir Amusing Planet proyek ini melibatkan para pelukis dekoratif untuk menorehkan graffiti pada bangkai pesawat era Perang Dunia II.

seni graffiti pada bangkai pesawat perang dunia II

Gurun Arizona dengan luas 2600 hektar ini memang menjadi "pendaratan terakhir" bagi pesawat-pesawat tempur. Setidaknya terdapat 4400 pesawat yang tergeletak di sini. Termasuk seri F4 Phantom II, F16 Figthing falcon, F14 Tomcat, dan beberapa pesawat penyebar bom lainnya.

seni graffiti pada bangkai pesawat perang dunia II

Ide awal pameran dicetuskan oleh Eric Firestone pada tahun 2010 lalu, yang kemudian diselenggarakan seorang kurator seni Carlo McCormik. Ia lalu mengembangkannya untuk tujuan yang lebih besar, di mana semua seniman komtemporer bertaraf internasional dapat menyumbangkan karya di sini. Mendaur ulang pesawat tua dengan wajah baru yang segar dan bernilai seni. Lihat foto selengkapnya melalui tautan ini.


Via: FOTO: "Bedah Plastik" Bangkai Pesawat Tempur di Arizona